Jumat, 07 Juli 2017

MEDIA PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013




BAB I PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang


Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif,   dan   afektif   serta   mampu   berkontribusi   pada   kehidupan   bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Guru menjadi ujung tombak dalam implementasi kurikulum 2013.


Guru adalah profesi yang menuntut kreativitas, keahlian, dan keteladanan bagi peserta didik. Seorang guru harus menguasai materi, dan menyampaikan materi, serta mampu mengelola kelas. Guru juga harus mampu mengembangkan dan menggunakan media agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Penggunaan media dalam pembelajaran akan mempermudah peserta didik dalam menguasai materi secara optimal sesuai yang diharapkan.

Terdapat berbagai jenis media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru, antara lain: media cetak/teks; media pameran/display; media audio; gambar bergerak/motion pictures; multimedia; media berbasis web atau internet. Dilihat dari aspek kompleksitasnya, media dapat berbentuk sederhana, yang dapat dibuat oleh guru secara manual, tanpa menggunakan bantuan   sarana   yang   canggih/mahal.   Banyak   sekolah   yang   tidak   memiliki   media pembelajaran  yang  relatif  canggih  dan  mahal,  seperti  gambar  bergerak,  multimedia  dan media berbasis web. Di samping itu, dalam setiap mata pelajaran terdapat cukup banyak kompetensi dasar yang belum tersedia media pembelajarannya.


Sebagai  upaya  untuk meningkatkan  efektivitas  pembelajaran,  dan  mengatasi keterbatasan media pembelajaran, guru dituntut kreativitasnya untuk mengembangkan media pembelajaran, terutama mediapembelajaran sederhana. Berkaitan dengan hal tersebut, dipandang   perlu   adanya   sebuah panduan  yang  dapat  dijadikan  pegangan sekaligus  dorongan  bagi  guru  untuk  membuat  dan    memanfaatkan    media    yang terjangkau   oleh   guru,   terutama   media   yang   dapat diperoleh dengan mudah dari lingkungan sekitar, yang di kenal sebagai media sederhana. Penulisan panduan media sederhana ini  dilakukan  dengan harapan  dapat  membantu  guru menemukan berbagai contoh dan mendapatkan ide untuk membuat media pembelajaran lainnya.


Buku panduan ini terdiri atas empat bab. Bab I   Pendahuluan berisikan latar belakang perlunya panduan pengembangan media pembelajaran sederhana, tujuan, sasaran, dan dasar hukum disusunnya panduan pengembangan media pembelajaran sederhana.   Bab II Media Pembelajaran Sederhana memuat pengertian, jenis-jenis, manfaat, prinsip- prinsip, pemilihan, dan langkah-langkah pembuatan media. Bab III, Penerapan Media

Pembelajaran Sederhana, menyajikan contoh-contoh pembuatan dan penggunaan media sederhana untuk sembilan mata pelajaran, dan Bab IV Penutup.

B.   Tujuan
Buku panduan pengembangan media pembelajaran sederhana ini diharapkan dapat menjadi pegangan, sekaligus dorongan bagi  guru untuk membuat dan memanfaatkan media sederhana yang terjangkau dan dapat digunakan oleh guru.


C.   Sasaran
Buku panduan ini diperuntukkan bagi:
1. Guru SMP sebagai pengembang dan pengguna media pembelajaran sederhana dalam proses pembelajaran yang dilakukan.
2. Kepala sekolah SMP
3. Pengawas SMP
4.  Pihak lain yang terkait

Selengkapnya Download Disini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar